Sebuah Blog Biasa Dari Seseorang Yang Biasa Aja

Sabtu, 07 Mei 2011

Pantaskah Lembaga Sebesar DPR Menggunakan Email Gratisan[yahoo]

Email, adalah singkatan dari elektronik mail atau bisa disebut juga surat elektronik. Di jaman globalisasi ini, email sangat dibutuhkan baik oleh individu, maupun suatu instasi. Mengapa begitu? Ya, contoh dalam kehidupan sehari-hari kalau kita ingin membuat akun facebook, twitter, kaskus, dan masih banyak lagi harus menggunakan email. 

Bagi individu, selain untuk membuat jejaring sosial, ada juga yang menggunakan untuk mengirim dokumen word, excel, dan lainnya yang masih berhubungan dengan pekerjaan kantor.

Suatu instansi baik swasta atau pemerintah, sudah pasti harus mempunyai email. Karena email digunakan untuk berkomunikasi dengan pihak publik. Apa lagi jika instansi itu adalah instansi pemerintah sebesar DPR.
Masih ingatkah anda dengan kejadian memalukan ini.? Para anggota komisi VIII DPR yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Australia, nampak sangat bingung dengan email resmi mereka.

Bila masih ada yang belum mengerti silahkan buffer video dari youtube ini:

Pembicara Komisi VIII DPR RI Bapak Karding tampak panik saat ditanya email resmi. Padahal sebelumnya beliau berbicara bahwa Komisi VIII selalu terbuka untuk rakyat. Bagaimana terbuka kalau email resmi saja tidak tahu? Suasana yang mulai Ricuh membuat seorang wanita yang juga anggota komisi VIII DPR RI memberi tahu bahwa email resmi komisi VIII adalah komisi8@yahoo.com.
What the hell? 
Suatu instansi resmi pemerintah yang menjadi wakil rakyat memakai email gratisan(yahoo). Mengapa saya bilang itu aneh? Karena tak sepantasnya email resmi DPR memakai yahoo. Email gratisan ini mudah untuk dibajak, memnungkinkan terjadinya spionase informasi DPR melalui email ini. 
Dan ketika dicoba untuk mengirim email ke komisi8@yahoo.com ternyata tidak ada email seperti itu, alias email yg diberikan adalah fiktif.

Komisi VIII DPR yang sedang kunjungan kerja ke Australia

Sudah mengaku memakai email gratisan, ternyata email itu pun fiktif...

Jadi apa yang mereka lakukan di Australia?
Padahal anggota DPR nya Australia sedang masa reses? Siapa kah yang mereka kunjungi di Australia?


Apakah ini yang mereka kunjungi disana?

Separah ini kah masalah demokrasi yang menimpa negeri ini?



Artikel terkait Anggota DPR ngotot melaksanakan pembangunan gedung baru DPR RI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar